3/24/2012

BBM Naik : Penjilat Thogut Berpesta - Rakyat Menderita

Demokrasi : Suara terbanyak yang Menang.

buktinya : hampir 100% rakyat Indonesia menolak Kenaikan BBM, tapi nyatanya ?

kaum tertindas takkan pernah menang.


di tengah kesulitan hidup seperti sekarang kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) ini bisa mendorong timbulnya gejolak sosial akibat tekanan ekonomi yang tak tertahankan oleh puluhan juta rakyat miskin. Dan gejolak itu bukan tidak mungin akan berkembang menjadi semacam revolusi sosial sebagaimana tel;ah terjadi di sejumlah negara Timur Tengah.

Menaikkan harga BMM dan kebijakan apapun yang bermaksud untuk meliberalkan pengelolaan sumber daya alam khususnya migas merupakan kebijakan yang bertentangan syariat Islam. 
Migas serta kekayaan alam yang melimpah lainnya dalam pandangan Islam merupakan barang milik umum yang pengelolaannya harus diserahkan kepada negara untuk kesejahteraan rakyat.  
Oleh karena itu, kebijakan kapitalistik, juga kebijakan dzalim dan khianat ini  harus segera dihentikan.  Sebagai gantinya, migas dan SDA lain dikelola sesuai dengan  tuntutan syariah untuk kemaslahatan dan kesejahteraan seluruh rakyat, baik muslim dan maupun non muslim. 
Jalannya hanya satu, melalui penerapan syariah Islam secara kaffah dalam bingkai Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwah. 
Untuk itu perjuangan harus dilipat gandakan. Itulah bukti keimanan kita di hadapan Allah kelak di hari kiamat

 


-Demokrasi dan Sekutunya cuma milik orang berduit- !  Para Penguasa Penjilat THOGUT!

Demokrasi adalah sistem kufur yang bertentangan dengan akidah dan syariah Islam, lantaran demokrasi melegitismasi manusia untuk membuat hukum sehingga siapa pun penguasa dari sistem kufur tersebut setidaknya terkategori zalim.




'' Barangsiapa yang tidak berhukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah SWT maka mereka itulah orang-orang yang zalim.. '' ( Qs. Al maida.45)


------------------------------------------
Seharusnya tidak hanya menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) tetapi juga menolak sistem demokrasi.
“Bukan hanya tolak kenaikan bbm, tetapi tujuannya jelas campakan sistem demokrasi dan ganti dengan syariah dalam bingkai khilafah!” - 



Allahu Akbar.!!! 





dari berbagai sumber :
mediaumat.com - HTI

3/21/2012

Ibu, Ibu, dan Ibu ....


Beberapa hari yang lalu saya di datangi oleh seorang teman yang sangat akrab saya sapa ''Butet''. 
Butet adalah nama pemberian kami satu sama lain sewaktu Esempe dulu. namun bukan berarti doi berasal dari marga Batak. semasa Esempe dulu, dengan dua orang kawan kami membentuk sebuah Genk kelompok belajar. dari sanalah julukan atau nama2 aneh mulai bermunculan hingga akhirnya giliran saya diberi nama yang paling subhanallah ''Kokom''. itu dikarena sewaktu itu saya sering membawa dan membaca komik didalam kelas. Kom-ik, disingkat dan jadilah Kokom =.= 
jujur saya sempat tidak ''sudi'' menerimanya bahkan memprotes dengan 2 nama teman yang lain menurut saya tidak sama dengan nama saya yang jauh dari realitas *hallah!
sampai akhirnya dengan lapang dada nama itu diterima juga dengan syarat saya akan mengganti nama2 mereka. '' Mimin'', ''Kokom'', ''Butet'', ''Paijo''. nama2 ''beken'' yang sempat naik daun setengah semester kami di kelas 3.1 *twew~ -__-

Setelah lulus Esempe kami tidak pernah lagi saling jumpa. bahkan setelah melanjutkan studi ke Esema untuk saling silahturahmi kerumah pun tidak (kami masuk ke Esema yang berbeda). kesibukan masing2 membuat waktu berjalan terlalu cepat sehingga banyak hal2 sekitar yang terkadang terlupakan. sampailah hari setelah hampir 4 tahun lamanya dimana tak sengaja kami bertemu hingga akhirnya berjanjian untuk saling jumpa dan bersilahturahmi. 

di dalam obrolan kami doi mengeluhkan perihal kuliahnya. beberapa hari menjelang ujian praktek kerja lapangan yang ia pusingkan, ada beberapa sample yang mesti ia hafalkan untuk dipresentasikan. dengan wajah sedikit manyun doi bertanya kepada saya. (sekilas perbincangan kami)

Butet : 
kenapa ya, apa aku bodoh atau macam mana? berlembar2 sample buwat presentasi 2 minggu lagi belum juga aku hapal2. pusing aku!
saya : 
kena..pa? apa kau tak menghafalnya? jangan2 hobby malasmu itu belum berubah. (dengan menirukan logat bataknya)
Butet : bukaaan. siang malam sampai ke Wece (*toilet) aku menghafalnya, tapi tetap aja tak masuk. lama2 bisa gila aku kalo g lulus tahun ini.

Seingat saya Butet termaksud siswa yang pintar, pun waktu kami Esempe hampir 3 kali ia mampu menggeser prestasi Juara 2 dikelas kami.sambil melihat mukanya yang sudah berubah dari senyum menjadi manyun, saya jadi berpikir untuk menanyakan beberapa hal kepada doi. 

saya :
Gimana kabar Emak kau? (tanpa menghilangkan logat batak)

Butet :
udah tiga tahun aku pisah dengan beliau. aku tak tinggal ngan mereka lagi. 

Saya :
kenape? ada yang salah ke? (tiba2 pembicaraan kami bertukar menjadi logat melayu)

Butet :
kau tau lah.. semenjak Esempe aku dah tak baik dengan Mak aku tu. tak tahu kenape pusing ja kepala aku liyat die. apalagi ba'da Bapak aku tu cerai dengan die. tambahlah aku tak suka. 

Saya :
apa sebab kau tak suke? sedari dulupun beliau tak nampak kat aku main kasar ngan kau thu..

Butet :
kami tu tak satu pemikiran. boleh jadi die yang melahirkan aku, tapi yang membesarkan cumalah Bapakku sorang jhe.. die sibuk melingkar2 (pulangpergi) tak tahu arah ..

Saya :
kini macam mana? ade ke kau bersilahturahim ke rumah beliau?

Butet :
mane lah ade.. berkali2pun Bapak memakse nyuruh pegipun, aku tak nak..

kembali saya berpikir mengenai obrolan kami. hingga teringatlah saya sebuah Sms dari sebuah Ukhty saudara saya nun jauh di pulau seberang sana.



Kami mengeluh kepada Imam Waqi’ tentang kelemahan hafalanku, maka ia memberiku petunjuk agar meninggalkan maksiat.
Dia memberiku nasehat bahwa sesungguhnya Ilmu itu adalah Nur Allah. Dan Allah tidak akan menunjukannya kepada orang yang maksiat.
(Imam Syafi’i)
 
''Ridho Orangtua tergantung Ridho Allah''



Nah .! itulah letak salah kau tu,..
cuba kau resapi kalimat ni. bermaksiat tentulah itu kau sebab kau tak mau berminta maaf dan memberi maaf pada Emak yang sudah bikin kau lahir di dunia ni .. cubalah singgah kat rumah beliau barang sekejap. abis tu bawaklah sholat sunah minta ampunan Allah. niscaya urusan2 kau tu lancar nantinye...

Butet :
mane boleh macam tu..

Saya :
coba lah denga barang sekali je kata2 aku ni..


Lama ia merenung.  ku lihat Butet berpikir terlalu lama. 
mungkin ia berpikir sesuatu yang kurang dalam dirinya. Mengingat kasih sayang seorang Ibu yang tak pernah ia dapatkan sejak kecil. tentulah bukan sesuatu yang mudah untuk menjadi sekedar ''akrab''.


Butet :
Yelaah, biar ku pikirkan dahulu ..
kau juge.. pegilah minta ampun kat Emak kau tu.. (sambil tertawa Butet menjentik kepala saya, kebiasaan sedari Esempe)

aku tak sama ngan kau ..., kataku membalas jentik'annya.
satu gelas Es Poci menutup pembicaraan kami kala siang itu. Butet kembali ke tempat kerjanya berikut juga saya. 

ibrah dari obrolan saya dengan Butet tentunya membuka hati saya untuk lebih berbakti pada orangtua.


Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. dan bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab:
Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian
ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim No.4621)

~ kesuksesan seorang Anak itu dilihat seberapa berbakti ia pada Ibu/orangtuanya.. ^ (terlepas dari ta'at atau tidaknya orangtuanya pada Allah Swt) wallahu a'lam~



3/20/2012

Syafakillah ~

 
Memang benar. Sakit itu tidak enak. Siapa bilang enak? Kecuali mereka yang pura-pura sakit, tentu saja. *haha
Bagiku sakit adalah nikmat, walau benar memang tak senikmat dalam keadaan sehat.  Sudah 2 hari aku Flu dan pilek (sama g?) kepala pusing, hidung mampet, makan tidak enak, tidur tidak nyenyak, mau bergerakpun serba g leluasa jadinya. Aku ingat beberapa hari terakhir ini cuaca berubah menjadi ekstrim. Mungkin itulah akibatnya aku menjadi sakit. Kuman-kuman yang berevolusi karena cuaca bisa singgah dimana saja. Udara juga tak nyaman. Polusi. Pagi ini mataku sembab karena tak cukup tidur malam tadi. batuk kering dan sulit bernafas penyebabnya. Gelisah memang. Tapi jujur saja, sama sekali aku tak mengumpat atau berkeluh kesah, karena  Insyaallah kalau kita sabar Allah segera menyembuhkannya, kan?.  setiap kali aku merasa sakit, aku kembali berpikir mungkin dosaku sudah menggunung hingga lautpun tak sanggup menampungnya. Sakit adalah penggugur Dosa. Ialah suatu kenikmatan apabila kita bisa memaknai kata ‘’SAKIT’’ dengan positif.

 
Dalam sebuah Hadist Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya Allah mengugurkan dosa-dosa orang yang sakit dengan penyakitnya, sebagaimana api menghilangkan kotoran-kotoran dari biji besi”
Alhamdulillah, semoga sakit menjadikan kita orang-orang yang selalu bersabar dan tetap berikhtiar dalam mengobati penyakit tersebut. Jadikan penyakit sebagai motivasi agar setelah sakit kita bisa hidup dengan pola hidup yang lebih sehat dan lebih banyak beramal shalih kepada-Nya.

Aamiin ya Rabbal Alamiin~

 

3/14/2012

DOSA-DOSA MEDIA AMERIKA.pdf

Peran media cukup mempengaruhi kehidupan masyarakat. Namun jaminan finansial atau sosial seseorang juga menjadi kunci untuk sampai pada kondisi yang memungkinkan seseorang bisa lebih banyak dan lebih bijak mengkonsumsi media. Memilih media mana saja yang akan disimak merupakan suatu barang mahal bagi sebagian orang. Mereka terpaksa mengkonsumsi media itu-itu saja, karena tidak memiliki akses ke media lain yang barangkali menawarkan informasi yang berbeda.
Informasi-informasi alternatif memang dibutuhkan dalam kehidupan di dunia yang kian sempit sekaligus kompleks ini, demi menyeimbangkan arus informasi yang sering hanya mewakili kepentingan-kepentingan khusus yang bertujuan menciptakan jurang antara kebenaran sejati dengan kebenaran hasil rekayasa. Buku ini membantu Anda memahami bahwa kita tidak boleh berhenti mengejar kebenaran sejati lantaran kebenaran semu yang merupakan argumen hipotesis yang dilontarkan para pemegang kekuasaan. Buku ini memperkaya wawasan, dan memberikan pelajaran untuk jangan takut menilai, dan jangan berhenti bertanya.

 


[ selama ini yang saya temui E-book-nya tanpa bisa diprint atau mungkin di Lock kali ya..? atas permintaan teman {read} saya menyulapnya agar bisa dibaca gratis dimanapun alias di print. semoga bermanfaat. ]

DOWNLOAD disini





3/13/2012

Don't Give Up

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. 


Semua sudah terjadi, semua sudah hancur, semua sudah hilang, tetapi bagi org beriman pantang putus asa, masih punya "ar roja" harapan, kecuali org2 yang tidak beriman sangat rapuh, cengeng, marah marah, banyak berkeluh kesah, ih ah uh cih, menyalahkan yang lain, mudah putus asa bahkan sampai bunuh diri (QS3:185). 


Ingat, Selama hidup berarti masih ada HARAPAN. 
Sungguh harapan itu akan menjadi kenyataan dg KESUNGGUHAN TAQWA, SEMANGAT IKHTIAR, KEKUATAN DOA, KETULUSAN BAIK SANGKA & KEYAQINAN TAWAKKAL ..


Ingat!, tidak ada yg mustahil bagi ALLAH, semua bisa terjadi & amat sangat mudah bagiNYA, "KUN FAYAKUUN". 


Ayo bangkit sahabatku, NEVER GIVE UP, INSYA ALLAH YOU FIND A NICE BLESSING & A RIGHT WAY...AAMIIN. 




Ust. Arifin Ilham

3/03/2012

Pink


semua orang berpikir aku menyukai warna '' Pink'' dikarenakan aku sering berbusana pink. mungkin terlalu sering barangkali. dalam seminggu paling tidak ada 3 baju berwarna pink yang aku pakai. mungkin karena itulah semua orang berpikir begitu. yah, sangat lumrah untuk seorang perempuan menyukai warna pink. jadi, sebenarnya juga tidak bermasalah bagiku. tapi, entah kenapa ingin meluruskannya.. ^ haha~

aku contoh orang yang kurang tegas pada pendirianku sendiri. seringkali untuk memilih sesuatu aku mengandalkan kakak, teman atau ibuku untuk memutuskannya. seperti, semenjak dari sekolah dasar apa yang ingin ku beli selalu ku serahkan berdasarkan selera mama dan kakakku. tas sekolah, buku-buku, baju baru, sepatu dan lain-lainya sangat jarang aku bergerak atau turun tangan sendiri untuk membelinya. jikapun ia aku ikut bersama mereka, palingan aku hanya menjadi bodyguard. =.= yang berjalan paling belakang dan membawa barang belanjaan.
jika mereka bertanya padaku '' yang ini gimana ?, suka tidak? '' . lalu aku akan menjawab '' terserah saja''


dan itu tak pernah berubah bahkan setelah usiaku menginjak 19 tahun lewat 1 bulan.. -___-''
aku selalu menyerahkan pada mereka. sejujurnya aku juga cukup pemilih. aku tidak suka warna-warna terang, tidak suka corak-corak norak. tidak suka warna yang bertabrakan. contohnya seperti sepatu yang dibelikan kakakku beberapa bulan yang lalu. itu bagian dalamnya bercorak batik warna-warni merah, ungu. hitam dan biru..aneh bukan??? (=3=)

tapi melihat sumringahnya ketika menyerahkan sepatu itu padaku, mau tidak mau supaya ia tak kecewa, akhirnya aku menerimanya. aku hanya protes pada ukurannya yang hampir sedikit kebesaran.. tapi akhirnya ku pakai juga.. :3 *haha

mengenai warna yang ku suka.. aku suka warna '' Hijau, Hitam, Putih, dan Biru '' *o*b


 

~a thousand dreams.~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea