Tampilkan postingan dengan label Sand in Box. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sand in Box. Tampilkan semua postingan

8/10/2012

Sore Mengudara!

tak terasa sudah hampir 3pekan ramadhan ...
hari-hari penuh kebaikan dan kemenangan hanya tersisa 1pekan lagi.

berharap bisa mencapai target bulan ini.. :)
insyaallah! pasti bisa!

8/05/2012

Neko-chan

 
Salam!! xD
lama tak muncul ..
ada yang kira saya dah mati.. =_= #PLAKK!!
no no..
bukan dikerana alasan tak jelas macam tu.. 
tapi kerana sibuk oleh persoalan yang tak menentu.. -__-b ckck
Ok.
kali ini saya lagi dijalan dalam perjalanan pulang menunggu Bedug Buka Puasa..
bagi yang lagi puasa.. med puasa.. moga amal puasanya diterima Allah SWT... #aamiin
bagi yang dah buka .. med buka ..
moga makin bersyukur oleh karunia yang Allah berikan.. #Alhamdulillah ..

.:::==================================================:::.

Mengapa Rasulullah sangat sayang terhadap kucing?
begini cerita na...

NABI Muhammad SAW pernah memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.

Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda, “Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai,” (HR. Bukhari).

Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Keistimewaan Kucing
Fakta Ilmiah 1 :
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Fakta Ilmiah 2 :
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:
- Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
- Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
- Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
- Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
- Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
- Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Komentar Para Dokter Peneliti

- Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing.
- Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
- Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,
- Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
- Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
- Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)
- Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.
- Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Fakta Ilmiah 3 :
Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih daripada manusia.

Fakta Ilmiah Tambahan :

Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.

Sisa makanan kucing hukumnya suci.
Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.

Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata,
“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.

Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.

Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, Kucing kesayangannya kesayangannya. ♥ do u?

4/26/2012

Sora to Ame ~ Langit dan Hujan : Thankful

ternyata langit memang indah ya.. :) Subhanallah





Kawaii ne.?
totemo kawaii  :D

so cute..

15 menit hujan mengguyur kota kecilku.
tanpa petir badai.
tik.. tik.. tik..

sisa genangan Air hujan dihalaman.. :D


Hujan memang Anugerah..
sudah menjadi kebiasaan rutin di kecamatanku bahwa Air PDAM akan mati 2kali dalam seminggu.
beruntung bagi mereka yang mempunyai sumur ataupun penampungan dalam bentuk kolam sebagai persediaan beberapa hari, kalau-kalau PDAM lebih lama matinya.

namun, bagi mereka yang tak punya persediaan, Hujanlaah yang menjadi penolong disaat2 tersulit.
memang..
Air menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan sehari2.
tapi, tidak sedikit dari kita yang kadang ber''royal''ria jika menyangkut soal air. berbuat mubazir.
satu takaran gayung air mungkin tidak akan berarti bagi kita yang kelebihan, tapi bagi mereka yang kekurangan, satu takaran itu bisa untuk menyambung kehidupan mereka beberapa hari ke depan.

Dan Janganlah kamu sekalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
(QS. Al-An’am/6:141)

Mubazir adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam, bahkan diidentikkan sebagai saudara setan.

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.”
(QS: Al-Isra/17:26-27)

coz that, thankful for what is in us. should'nt be wasted... :) promise ?

4/04/2012

Ontel Tua - bag.I

Cerah pagi menemani kayuh ontel tuaku. Walau masih sangat pagi, aku mencoba berangkat lebih cepat dari biasanya. Takut nanti terlambat lagi seperti yang lalu. Si tua itu pasti akan memaki-makiku dengan kalimat kasarnya yang menghujam ke hati siapa saja yang mendengarnya. Pak Raden, begitu anak sekolahan ku menjuluki beliau. Dengan badan lempem berisi padat bak ondel-ondel plus kesan samar kumis lebatnya membuatnya sangat terlihat mirip dengan Pak Raden yang sering muncul di acara televisi mendongengkan cerita bergambar pada anak-anak. Kau tau, anak-anak sangat suka didongengkan, dan mereka senang mendengar dongeng apalagi Dongeng Jenaka. Itu pak Raden televisi, berbeda dengan Pak Raden dunia nyata sekolahku. Dongeng yang diceritakannya bukan ditunggu-tunggu dan disenangi oleh anak-anak ataupun remaja seusiaku. Tapi di Hindari. Karna, ketika kau mendengar dongengnya, kau harus bersiap-siap untuk mendapat malu dan takkan berani lagi muncul di sekolah esok paginya, kecuali bagi yang bermuka tebal. Beliau akan mendongeng panjang lebar yang membuat panas telinga dan hatimu, mengungkit masalah masa lalumu, kekuranganmu dan hal jelek apa saja yang ada padamu dengan suara lengkingannya yang keras itu sehingga membuat seantero sekolah mendengarnya dan mencigap dijendela. Ketika itulah kau akan berasa malu hingga tak berkutit dan merasa lebih baik “Mati saja”.
Haha~ belum apa-apa setelah yang aku alami. Ia menginjak-nginjak harga diriku. Pagi itu aku berangkat sekolah seperti biasa, tapi dipersimpangan jalan aku baru ingat bahwa aku lupa membawa buku tugas dari Guru sejarahku. Kontan saja aku segera berbalik arah untuk menjemputnya dan aku melupakan resiko apa yang akan menimpaku. Terlambat sepuluh menit untuk sampai disekolah, Pak Raden itu sudah menungguku sambil berdiri berkacak pinggang dan berorasi bak Provokator Demonstrasi. Dan mulailah ia membuka buku hitam mencatat namaku berikut hal-hal yang pribadi didiriku. Aku heran dari mana ia tahu semua tentang itu. Termaksud biaya sekolahku yang kudapat dari mengumpulkan botol-botol bekas.. Akh~ kejam .. betapa menyakitkan ini. malu aku mengangkat wajahku karna ku tahu .. anak-anak yang lain pasti memperhatikanku. Hatiku beku terhujam kaku mendengar apa yang ia sorakkan. Sakit! Dengan logat batak kentalnya. Suaranya tak membentak tapi melengking lembut seperti Angin yang memuntahkan jarum-jarum tajam.

“ Mati saja kau jika tak bisa disiplin di sekolah ini. Sudah banyak kok.. orang dungu sepertimu yang lebih memilih hidup liar dibanding terikat dengan peraturan sekolah. Ku lihat kau sama saja dengan mereka. Hmn ... Aku heran dengan apa kau masuk kesini hingga kau bisa bersekolah disini. Otak dungu mu sama sekali tak membantumu untuk belajar ,bukan ? Heh..” senyum liciknya ia sunggingkan padaku.
“Lihatlah dirimu yang tak pernah bercermin ini Boy ... tampangmu menunjukkan kau tak cocok jadi orang sukses. Bagaimana kalau kau lanjutkan saja pencarian botol-botol bekasmu yang tak berharga itu ? daripada kau membuang-buang waktu disekolah ini”.
Sherp! Darahku tersirap mendengarnya. Menurutmu menyakitkan ? bagiku “Ya”. 

Hah~~ Pak Raden ... Apa Bapak tak tahu,, melukai hati sesama mukmin itu berdosa. Apalagi membuka Aib orang lain. Astaghfirullah.. Pak.. pak ..., bersitku dalam hati. Cuma dalam hati kok. aku hanya bisa mengusap dadaku.

“Setuju?” lanjut ia berkata sambil berbalik membelakangiku. Agaknya Ceramahnya yang singkat, padat dan jelas itu telah Ia usaikan. Aura menantangnya merindingkan bulu kudukku. Tapi aku tak takut. Ku coba tegakkan badanku. Aku tak melawan. Aku hanya diam. Karna menurutku diam lebih baik daripada ku balas menjatuhkan Gengsinya. Huh. Bangga sekali aku jika percaya diri begini. Memang aku terlanjur sakit hati. tapi aku juga tak ingin menghancurkan apa yang aku perjuangkan 2 tahun ini. dengan langkah gagah berani tanpa tampang berdosaku (dosa apanya coba?) ku hentakkan kakiku melangkah kedalam kelas. Seisi kelas terdiam. Beruntung tak ada Guru. Mungkin telat, atau barangkali tidak datang.

“Eh, boy.. bagak sekali kau sama si Raden itu, tak takutnya kau ?”. Ucok teman sebangkuku.
“ Ah! kau ini Cok, kau kan satu marga sama Bapak itu, harusnya kau bela Bapakmu itu ..haha..”

Aku terkekeh menirukan logat udiknya. Walau bicaranya terdengar kasar, ucok itu teman pertama ku sejak disekolah ini. dua tahun kami berteman dan selalu sekelas bahkan sebangku. Herannya  kami tak pernah dipindahkan atau bertukar duduk dengan yang lain. Aneh, bukan?.

--oOo--

“Boy, lihat tuh .. ! ucok berbisik ditelingaku. Aku sedang asyiknya menyantap Soto gratisan dari Ucok. Berkali-kali matanya berputar-putar disekeliling kami. Pemandangan yang tak biasa, katanya.

“Biarkan mereka berkembang, Cok.. kau makan sajalah sotomu itu. Nanti keburu dingin.” Ujarku tak menghiraukan kata-kata Ucok.

Memang benar. Inilah salah satu resiko menjadi santapan pagi Pak Raden. Mata-mata penuh kebencian mengarah pada anak Esempe pencari botol-botol bekas yang sedang berjuang mengubah nasibnya. Tak pelak aku khawatir dengan penilaian mereka. Ku anggap saja angin lalu. Aku bertebal muka. Lebih tebal dari tiang beton yang sempat ku tabrak waktu keasyikan memandangi langit biru sepulang sekolah kemarin siang.
“Pulang kau gelandangan! Sekolah ini bukan tempat yang cocok untukmu!”  tanpa sengaja aku mendengar bisikan-bisikan jahannam merasuk telingaku. Lagi-lagi mengurut dada sambil beristighfar menjadi solusi.

“ Yuk, Cabut. Lama-lama aku bisa mati rasa disini.” Ucok menarik tanganku yang masih memegang sendok garpu.


- to be continued -

4/03/2012

Who Am I

Mari duduk sejenak, bersimpuh kaki menenangkan pikiran dan hati. 
menyiapkan pertanyaan2 diri ..

'' Who Am I ? ''

Aku mencari diriku disiang hari
dengan pelita yang menyala.
Ternyata yang kucari ada disini.
Bila aku mendapatkan cahaya,
kenapa aku masih terpaku
dengan nyala dunia.
Cahaya itu bukan dipohon cemara,
bukan pula lilin diatas meja buatan manusia.
Kenapa semua itu terjadi ?
karena salah prediksi,
atau jalan yang telah berganti.
Atau manusia tidak lagi punya akal Nazhori


Ketika cahaya pergi

Maka kegelapan seperti sahabat yang setia menemani..
Sepi dan suram

Dengan rantai di kaki

Begitu rindu pada matahari

Allah ~
Kau lemparkan aku ke timur menjadi api
Maka aku akan menjadi api

Kau lemparkan aku ke barat menjadi gelap
Maka aku adalah gelap

Menjadi ikan, menjadi burung

Menjadi buih-buih lautan, menjadi daun kering

Aku akan menjadi......

Seperti apa yang Engkau inginkan.


tambahan = @Alifsufi

3/21/2012

Ibu, Ibu, dan Ibu ....


Beberapa hari yang lalu saya di datangi oleh seorang teman yang sangat akrab saya sapa ''Butet''. 
Butet adalah nama pemberian kami satu sama lain sewaktu Esempe dulu. namun bukan berarti doi berasal dari marga Batak. semasa Esempe dulu, dengan dua orang kawan kami membentuk sebuah Genk kelompok belajar. dari sanalah julukan atau nama2 aneh mulai bermunculan hingga akhirnya giliran saya diberi nama yang paling subhanallah ''Kokom''. itu dikarena sewaktu itu saya sering membawa dan membaca komik didalam kelas. Kom-ik, disingkat dan jadilah Kokom =.= 
jujur saya sempat tidak ''sudi'' menerimanya bahkan memprotes dengan 2 nama teman yang lain menurut saya tidak sama dengan nama saya yang jauh dari realitas *hallah!
sampai akhirnya dengan lapang dada nama itu diterima juga dengan syarat saya akan mengganti nama2 mereka. '' Mimin'', ''Kokom'', ''Butet'', ''Paijo''. nama2 ''beken'' yang sempat naik daun setengah semester kami di kelas 3.1 *twew~ -__-

Setelah lulus Esempe kami tidak pernah lagi saling jumpa. bahkan setelah melanjutkan studi ke Esema untuk saling silahturahmi kerumah pun tidak (kami masuk ke Esema yang berbeda). kesibukan masing2 membuat waktu berjalan terlalu cepat sehingga banyak hal2 sekitar yang terkadang terlupakan. sampailah hari setelah hampir 4 tahun lamanya dimana tak sengaja kami bertemu hingga akhirnya berjanjian untuk saling jumpa dan bersilahturahmi. 

di dalam obrolan kami doi mengeluhkan perihal kuliahnya. beberapa hari menjelang ujian praktek kerja lapangan yang ia pusingkan, ada beberapa sample yang mesti ia hafalkan untuk dipresentasikan. dengan wajah sedikit manyun doi bertanya kepada saya. (sekilas perbincangan kami)

Butet : 
kenapa ya, apa aku bodoh atau macam mana? berlembar2 sample buwat presentasi 2 minggu lagi belum juga aku hapal2. pusing aku!
saya : 
kena..pa? apa kau tak menghafalnya? jangan2 hobby malasmu itu belum berubah. (dengan menirukan logat bataknya)
Butet : bukaaan. siang malam sampai ke Wece (*toilet) aku menghafalnya, tapi tetap aja tak masuk. lama2 bisa gila aku kalo g lulus tahun ini.

Seingat saya Butet termaksud siswa yang pintar, pun waktu kami Esempe hampir 3 kali ia mampu menggeser prestasi Juara 2 dikelas kami.sambil melihat mukanya yang sudah berubah dari senyum menjadi manyun, saya jadi berpikir untuk menanyakan beberapa hal kepada doi. 

saya :
Gimana kabar Emak kau? (tanpa menghilangkan logat batak)

Butet :
udah tiga tahun aku pisah dengan beliau. aku tak tinggal ngan mereka lagi. 

Saya :
kenape? ada yang salah ke? (tiba2 pembicaraan kami bertukar menjadi logat melayu)

Butet :
kau tau lah.. semenjak Esempe aku dah tak baik dengan Mak aku tu. tak tahu kenape pusing ja kepala aku liyat die. apalagi ba'da Bapak aku tu cerai dengan die. tambahlah aku tak suka. 

Saya :
apa sebab kau tak suke? sedari dulupun beliau tak nampak kat aku main kasar ngan kau thu..

Butet :
kami tu tak satu pemikiran. boleh jadi die yang melahirkan aku, tapi yang membesarkan cumalah Bapakku sorang jhe.. die sibuk melingkar2 (pulangpergi) tak tahu arah ..

Saya :
kini macam mana? ade ke kau bersilahturahim ke rumah beliau?

Butet :
mane lah ade.. berkali2pun Bapak memakse nyuruh pegipun, aku tak nak..

kembali saya berpikir mengenai obrolan kami. hingga teringatlah saya sebuah Sms dari sebuah Ukhty saudara saya nun jauh di pulau seberang sana.



Kami mengeluh kepada Imam Waqi’ tentang kelemahan hafalanku, maka ia memberiku petunjuk agar meninggalkan maksiat.
Dia memberiku nasehat bahwa sesungguhnya Ilmu itu adalah Nur Allah. Dan Allah tidak akan menunjukannya kepada orang yang maksiat.
(Imam Syafi’i)
 
''Ridho Orangtua tergantung Ridho Allah''



Nah .! itulah letak salah kau tu,..
cuba kau resapi kalimat ni. bermaksiat tentulah itu kau sebab kau tak mau berminta maaf dan memberi maaf pada Emak yang sudah bikin kau lahir di dunia ni .. cubalah singgah kat rumah beliau barang sekejap. abis tu bawaklah sholat sunah minta ampunan Allah. niscaya urusan2 kau tu lancar nantinye...

Butet :
mane boleh macam tu..

Saya :
coba lah denga barang sekali je kata2 aku ni..


Lama ia merenung.  ku lihat Butet berpikir terlalu lama. 
mungkin ia berpikir sesuatu yang kurang dalam dirinya. Mengingat kasih sayang seorang Ibu yang tak pernah ia dapatkan sejak kecil. tentulah bukan sesuatu yang mudah untuk menjadi sekedar ''akrab''.


Butet :
Yelaah, biar ku pikirkan dahulu ..
kau juge.. pegilah minta ampun kat Emak kau tu.. (sambil tertawa Butet menjentik kepala saya, kebiasaan sedari Esempe)

aku tak sama ngan kau ..., kataku membalas jentik'annya.
satu gelas Es Poci menutup pembicaraan kami kala siang itu. Butet kembali ke tempat kerjanya berikut juga saya. 

ibrah dari obrolan saya dengan Butet tentunya membuka hati saya untuk lebih berbakti pada orangtua.


Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. dan bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab:
Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian
ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim No.4621)

~ kesuksesan seorang Anak itu dilihat seberapa berbakti ia pada Ibu/orangtuanya.. ^ (terlepas dari ta'at atau tidaknya orangtuanya pada Allah Swt) wallahu a'lam~



2/09/2012

Ikhlas


Ikhlas itu memang terlalu mahal...
saking mahalnya aku harus menetaskan air mata berharap aku bisa '' seikhlas '' mungkin atas apa yang sedang aku jalani sekarang..

mungkin benar..
segala ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita adalah seberapa besar rasa ikhlas kita terhadap ujian.

cuma mengharapkan pinta, berharap hujan segera membasuh air mata yang mengalir *Aamiin

1/25/2012

New Acc

kannnn



Ah ~

kadang saya mikir ...
dalam kompi atopun ponsel banyak bejibun gambar2, photo's ..

baik itu fhoto apapun semua ada.. ^^
tapi kebanyakan fhoto hasil kreasi saya sendiri. .. karna lebih tepatnya saya cocok jadi "Fhotografer" daripada Object-nya ato "Model" nya .

Haha~
tapi, belum tercapai dengan sempurna keinginan itu, karna belum ada waktu untuk memikirkannya.. *


jadi, saya berinsiatif buwat ngumpulin itu gambar disini .. ^

moga2 berjalan lancar deng.. ^^ hoho~

1/12/2012

Be Yourself - Jibun Jishindearu

Ternyata menjadi "orang lain" itu g segampang yang An kira. pura2 bersikap bukan dengan sikap asli, bukan apa adanya diri kita, itu sama saja menjadi orang lain, kan?

sungguh g enak, dan terasa sangat menyedihkan dan memalukan.
An pernah mengalami hal seperti itu. berpura2 baik pada seseorang yang An sama sekali g suka sama dia. tapi demi menjaga perasaannya An berpura2 baik padanya. Ah~ maaf ... itu masa lalu..

dulu An adalah seorang yang egois, pemarah dan sedikit bicara. An hanya dekat dengan orang yang sudah "menjadi" teman An. yang lain tidak. itulah An dulu.. sebelum menemukan Arti kehidupan.. sebelum menemukan jati diri yang sesungguhnya.

tapi, Alhamdulillah.. Allah my Lord memberikan petunjukNya lebih cepat... *anugrah terindah

sejak itu An mencoba menjadi diri sendiri.
baiklah, begini maksudnya. jika kau membenci seseorang, jangan semata2 melihat atas dasar apa kita membenci orang itu, tapi lihat kebaikannya, ingat kebaikannya. bagaimanapun-kita-manusia-didunia ini membutuhkan manusia lainnya. bisa jadi nantinya orang yang ktia benci yang menolong kita keluar dari sebuah masalah.

g ada yang tau, kan?

itulah yang selalu An pikirkan..
bukan berarti kita berpura2 baik dengan orang yang kita benci, tapi kita sedang mencoba memahami. itu saja.. ^
jika memang tidak suka dengan sikapnya yang membuat kita benci, bisa mengatakan dengannya secara langsung, tapi g boleh blak2an dong.. ^ harus tetap menjaga kesopanan, dan hati2 dalam bicara. jangan menyinggung perasaannya. lalu tanyakan pendapatnya.


nah, semua akan baik2 saja jika kita (kau dan aku) memahami hal diatas..

karna itu, berhentilah menjadi orang lain. jadilah diri sendiri.
kalau kata "Peterpan Band"

" Buka dulu Topengmu "


Haha~ xD An rasa itu kalimat yang cocok..

nah,.


be yourself... ^^

1/08/2012

Korean Drama ~ 49 Days

baru-baru ini (udah lama, baru bisa posting sekrang.. (__) ) An dapet info dari teman.., teman kata di salah satu tv swasta indo disiarkan pilem dorama korean yang soundtracknya keren. . ^^


Yupz~ " 49 Days "




9 Days ini memiliki 20 Episode

ini sedikit sinopsisnya yang An copas dari id.wikipedia  .. :

lets cekidots~ ^

Shin Ji Hyun (diperankan oleh Nam Gu Ri), adalah sosok yang tengah berbahagia dan menikmati kebahagiaan setelah ia menikahi orang yang dikasihinya, Kang Min Ho (diperankan oleh Bae Soo Bin). Tapi kebahagiaan dan kehidupannya yang sempurna itu tak bertahan lama, Ji Hyun mengalami kecelakaan tabrakan mobil yang membuatnya menjadi Koma. Arwahnya keluar dari tubuhnya, dan dia bertemu dengan sosok Scheduler (diperankan oleh Jung il Woo), semacam tokoh malaikat pencabut nyawa.

Namun Ji Hyun beruntung, dia masih diberi kesempatan ke 2 untuk hidup kembali, tetapi dengan syarat : Dia harus menemukan tiga orang yang bukan keluarganya yang mau tulus dan dengan cinta menitikkan air mata untuknya. Shin Ji Hyun di beri waktu 49 Hari untuk melakukan hal tersebut.

Ji Hyun diberi kesempatan meminjam tubuh Yi Kyung Dia diberi kesempatan kedua untuk hidup oleh Sceduler, tetapi ia datang dengan kondisi: ia harus menemukan tiga orang di luar keluarganya yang akan menangis air mata yang tulus untuknya. Untuk melakukan ini, dia meminjam tubuh dari Yi Kyung untuk melakukan misinya. Sanggupkah Shin Ji Hyun menemukan tiga orang yang rela menitikkan air mata yang tulus untuknya?



 


  • Lee Yo Won sebagai Song Yi Kyung
  • Nam Gyu Ri sebagai Shin Ji Hyun
  • Kim Yoo Bin sebagai young Ji Hyun
  • Jo Hyun Jae sebagai Han Kang
  • Bae Soo Bin sebagai Kang Min Ho
  • Jung Il Woo sebagai scheduler / Song Yi Soo
  • Seo Ji Hye sebagai Shin In Jung

Pemeran Pembantu :

  • Choi Jung Woo sebagai Shin Il Shik (Ji Hyun’s father)
  • Yoo Ji In sebagai Ji Hyun’s mother
  • Bae Geu Rin sebagai Park Seo Woo
  • Son Byung Ho sebagai Oh Hae Won
  • Moon Hee Kyung sebagai Bang Hwa Joon
  • Kang Sung Min sebagai No Kyung Bin
  • Yoon Bong Gil (윤봉길) sebagai Cha Jin Young
  • Kim Ho Chang sebagai Ki Joon Hee
  • Jin Ye Sol sebagai Ma Soon Jung
  • Lee Jong Park (이종박) sebagai Go Mi Jin
  • Jung Da Hye (정다혜) (cam







Drama ini lebih masuk ke Genre Fantasy.. ^ soalnya pake ada Malaikat Pencabut nyawa segala.. xD
haha~ Ghoib \(~o~)/





pribadi An lebih suka Soundtrack-nya aja sih.. ^ coz emang g pernah sempet liyat en nownton ini dorama..


Jo Hyun Jae - Even If I Live Just One Day

Eolmana kidaryeo wanneunde
Eolmana apanneunde
Oraetdongan shiganeui heunjeok mankkeum
Nan neoreul geuriweo haenneunde

Jichin balgeoreumeun eoneusae ni gyeote
Nal deryeowasseo
Amugeotdo amuildo
Mothalgeol almyeonseo

Neol saranghandaneun mal
Neul gaseumeuro wechyeotteon mal
Neol saranghandaneun mal
Ni dwieseoman dwenweyeotteon mal
Neol saranghandaneun mal
Daranalkka halsu eopneun mal
Saranghanda geobi nal mankkeum neol saranghanda

Bamhaneul su noheun byeol cheoreom
Hangsang bol sun itjiman
Dagagalsudo manjilsudo eopjanha
Nae mokshingabwa neol jikkyeo boneunge

Maeil neol kidaryeo eoneusae gidaehae
Miryeonhal mankkeum
Nae kkiboda kkeojyeobeorin
Neol hyanghan baramdeul

Neol saranghandaneun mal
Neul gaseumeuro wechyeotteon mal
Neol saranghandaneun mal
Ni dwieseoman dwenweyeotteon mal
Neol saranghandaneun mal
Daranalkka halsu eopneun mal
Saranghanda geobi nal mankkeum neol

Gobaekhanda oneul mankkeummaneun saranghae

Dan harureul sarado
Nigyeote itgo shiptago
Gobaekhalke ijeneun malhalke
Neol saranghae


 

~a thousand dreams.~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea